Semalam Bersama DR. Tarmidzi Thaher
Gelap malam menyelimuti langit terpajang bintang-bintang bak lampu hiasan,
angin sepoi-sepoi menjadikan heningnya suasana, rasa penasaran pun jadi
bunga penantian pada seorang tokoh.
Mungkin tatap muka dengan tokoh penting adalah suatu image yang tinggi
dan tak terdefinisikan nilainya walaupun harus ditempuh dengan pengorbanan.
Hal ini terjadi pada santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Mambaus
Sholihin yang rela menunggu berjam-jam seorang Tarmidzi Thaher (Mantan
Menteri Agama RI) guna bercakap-cakap empat bibir dalam sebuah forum silaturrahim.
Tepatnya malam Senin, tanggal 27 April 2003 beliau hadir di Pondok Pesantren
Mambaus Sholihin dengan diiringi oleh salah satu reporter TVRI yang pada
saat itu sengaja meliput acara tersebut, Romo Kyai Masbuhin Faqih pun
hadir yang sekaligus membicarakan program pendirian INKAFA (Institut Keagamaan
Abdullah Faqih, red) depan layar kaca TVRI dengan didampingi wajah-wajah
optimis dari santri-santri Mambaus Sholihin.
|