Grebek Pesantren
Pagi itu, bertepatan dengan hari Ahad, tanggal 31 Agustus 2008 seluruh penduduk Mamba’us Sholihin mulai dari Tsanawiyyah, Aliyah sampai Mahasiswa Inkafa berbondong-bondong menuju ke halaman pondok guna bersiap-siap untuk melaksanakan kegiatan jalan sehat bersama. Kegiatan ini diadakan oleh OSPMS yang bekerja sama dengan salah satu stasiun televisi swasta JTV dan PT. Garuda Food. Sebelumnya, JTV dan PT. Garuda Food telah melakukan semacam rihlah di beberapa pesantren di Jawa Timur diantaranya adalah Ponpes Tebu Ireng Jombang, Ponpes Drajat Lamongan, dan masih banyak Pesantren lainnya yang telah disinggahi. Kemudian rihlah mereka yang terahir adalah Mambast. Kegiatan ini dinamakan ‘Grebek Pesantren’. Acara yang belum pernah diadakan sebelumnya itupun sangat meriah.
Acara jalan sehat ini juga bisa di bilang karnaval religi. Karena semua peserta jalan sehat mengenakan pakaian-pakaian religius yang unik dan bermacam-macam, ada yang berpakaian ala Walisongo, ada yang berdandan menjadi syetan, ada yang membawa keranda mayat buatan, dan masih banyak lagi. Semua santri menampilkan kreatifitas masing-masing. Di penghujung acara yakni setelah selesai jalan sehat, pengundian kupon berhadiah pun dilaksanakan. Hadiahnya pun bermacam-macam. Mulai dari jam dinding, setrika, rice cooker, sampai dengan tabanas Rp. 250.000., Karena acara ini disponsori oleh JTV dan PT. Garuda food maka dari itu hadiah yang di sediakan terkesan tidak sedikit jumlahnya. Salah satu reporter JTV memaparkan bahwasannya Mamba’us Sholihin adalah pesantren paling kreatif dan disiplin di antara pesantren-pesantren yang pernah mereka singgahi.



|